• AtlasAtlas
  • ExplorerExplorer
  • CompassCompass
  • StoriesStories
  • MomentsMoments
  • TourismTourism
  • 20252025
  • Atlas
  • Explorer
  • Compass
  • Stories
  • Moments
  • Tourism
  • 2025

© 2026 KKN-PPM UGM Karimun Kemujan.

@karimunkemujan@karimunkemujan2026

Alam

31/07/2026

Gandeng Masyarakat Hingga Perangkat, Mahasiswa KKN-PPM UGM Mengusung Aksi Kolaboratif Jaga Pesisir Karimunjawa

Sebanyak 100 kg sampah berhasil dikumpulkan, 106 mangrove ditanam, 42 tukik dilepasliarkan, dan 38 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam aksi "Samudra Lestari". Kegiatan yang diinisiasi KKN-PPM UGM ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor untuk menjaga kelestarian pesisir Karimunjawa.

Sabilla Adnin•3 menit baca

Gandeng Masyarakat Hingga Perangkat, Mahasiswa KKN-PPM UGM Mengusung Aksi Kolaboratif Jaga Pesisir Karimunjawa

Karimunjawa dikenal sebagai salah satu surga bahari di Indonesia yang memikat wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Namun, dibalik pesona salah satu pantainya, pesisir Pantai Cemara, Desa Kemujan, Karimunjawa menghadapi permasalahan sampah serta ancaman terhadap habitat pesisir yang menjadi pengingat bahwa kelestarian alam membutuhkan aksi nyata dari berbagai pihak.

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN-PPM UGM Karimun Kemujan Periode II 2026 menggelar kegiatan bertajuk “Samudra Lestari”, aksi pelestarian pesisir berupa beach clean-up, penanaman mangrove, dan pelepasan tukik, yang turut dilengkapi dengan kegiatan medical check up pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi pentahelix yang melibatkan Kecamatan Karimunjawa beserta jajaran, Balai Taman Nasional Karimunjawa, pihak Pelabuhan Perikanan Pantai Karimunjawa, DPCHPI, Pokdarwis, Kelompok Tani Hutan Pamoja, siswa MTs dan MA Kemujan, mahasiswa magang dan KKN dari berbagai instansi, serta Sylva Indonesia dan juga WEPOSE Indonesia sebagai mitra yang turut berkontribusi langsung dalam upaya pelestarian ekosistem pesisir.

Foto bersama semua partisipan
“Kegiatan Samudera Lestari ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran semua pihak mengenai ekowisata yang berkelanjutan yang berlandaskan kepedulian lingkungan di Karimunjawa. Kegiatan ini merupakan aksi nyata dari tema yang diusung tim KKN-PPM UGM Karimun Kemujan yaitu Penerapan Model Pentahelix dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian Pangan dan Ekonomi melalui Pemberdayaan Masyarakat dan Perwujudan Ekowisata Digital yang Berkelanjutan di Desa Karimunjawa dan Kemujan, sehingga harapannya kegiatan ini mampu memperkuat sinergi antar pihak untuk mewujudkan ekowisata yang berkelanjutan.” Candra Teguh Prakosa, Koordinator Mahasiswa Unit KKN-PPM UGM Karimun Kemujan.

Semangat kolaborasi langsung terasa sejak pembukaan acara yang dimeriahkan oleh penampilan Sanggar Tari Carika serta sambutan dari berbagai pihak yang terlibat. Aksi kemudian berlanjut ke beach clean-up dengan seluruh peserta bahu-membahu membersihkan pesisir sambil memilah sampah plastik serta kaca di sepanjang 120 meter bibir Pantai Cemara. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan 100 kg sampah dari bentang pantai tersebut. Di waktu yang bersamaan, masyarakat Desa Kemujan juga mendapat layanan medical check up gratis berupa pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat yang diikuti oleh 38 peserta.

Usai aksi beach clean-up, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman 106 bibit mangrove sebagai upaya perlindungan pesisir serta penjagaan keseimbangan ekosistem pantai. Kegiatan kemudian ditutup dengan pelepasan 42 ekor tukik ke habitat alaminya yang melibatkan anak-anak PAUD setempat, menjadikannya momen edukasi konservasi untuk menumbuhkan kecintaan lingkungan sejak usia dini.

Foto Bersama
Pelepasan Tukik
Medical Check Up
Beach Clean Up
Penanaman Mangrove
Foto Panitia dan WEPOSE

Pelepasan tukik bersama anak PAUD menjadi penutup penuh makna, menyimbolkan harapan agar generasi mendatang tumbuh dengan kepedulian yang besar dalam menjaga kelestarian pesisir dan laut. Dalam satu hari, sebanyak 100 kg sampah terkumpul, 38 warga menjalani pemeriksaan kesehatan, 106 mangrove tertanam, dan 42 tukik dilepaskan ke laut – sebuah bukti nyata sinergi mahasiswa KKN-PPM UGM bersama berbagai pihak dalam menjaga kelestarian dan kesejahteraan masyarakat pesisir Karimunjawa.

“Satu kata kunci hari ini adalah kolaboratif. Artinya, ini bukti nyata alam itu bukan tanggung jawab warga saja, tapi tanggung jawab kita semuanya. Terbukti kita hadir disini dari semua unsur ada.” Bapak Nuril Abdillah, Camat Karimunjawa.

Kolaborasi pentahelix yang terjalin dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian pesisir Karimunjawa dapat terwujud melalui kepedulian dan kerja sama dari berbagai pihak. Mari bersama-sama menjaga pesisir Karimunjawa, demi laut yang sehat dan kehidupan pesisir yang berkelanjutan untuk generasi mendatang.


Cerita Terkait

Haul Sayyid Abdullah Legon Kluwak: Merawat Budaya Kemujan
Budaya19/07/2026

Haul Sayyid Abdullah Legon Kluwak: Merawat Budaya Kemujan

Setiap tahun di akhir bulan Juli, ribuan warga Kemujan berhenti sejenak dari rutinitas untuk menyembelih sapi bersama, mengaji bersama, dan duduk berkerumun di lapangan yang berembun. Ini catatan dari dalam Haul Sayyid Abdullah Legon Kluwak untuk melaksanakan ritual tahunan yang sekaligus menjadi cara dari sebuah desa memilih untuk melestarikan budayanya.

Annida Aimee Khalizza•4 min read